ABSTRAK HUBUNGAN ANTARA STATUS HIPERTENSI DAN STATUS FUNGSI KOGNITIF PADA PENDUDUK LANJUT USIA DI KECAMATAN SELAPARANG Cokorda Istri Agung Asvini Darmaningrat, Herpan Syafii Harahap, Joko Anggoro Latar Belakang: Hipertensi merupakan kelompok penyakit tidak menular yang prevalensinya masih meningkat setiap tahun di Indonesia. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi ditemukan seb…
ABSTRAK PERBEDAAN RASIO MONOSIT LIMFOSIT (MLR) PADA PASIEN COVID-19 DENGAN PNEUMONIA DAN TANPA PNEUMONIA Aulia Dwi Hendriani, E. Hagni Wardoyo, Didit Yudhanto Fakultas Kedookteran Universitas Mataram Latar Belakang : Kanker Nasofaring merupakan keganasan di daerah lateral dinding nasofaring, penyakit ini merupakan keganasan terbanyak kelima dari segala jenis tumor dan merupakan peringk…
ABSTRAK PANDANGAN PENGELOLA PONDOK PESANTREN TERHADAP KEJADIAN SKABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-RAISIYAH KECAMATAN SEKARBELA Muhammad Mahfuzzahroni1, Yunita Hapsari2, Metta Octora2 1Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram 2Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Latar Belakang: Skabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei varie…
ABSTRAK HUBUNGAN TAJAM PENGLIHATAN DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA MELAKUKAN AKTIVITAS SEHARI-HARI DI PANTI SOSIAL LANJUT USIA MANDALIKA Dira Kurnia Rizki, Monalisa Nasrul, Ni Nyoman Geriputri Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Latar Belakang: Lansia didefinisikan sebagai seseorang yang sudah memasuki usia 60 tahun. Sebagai akibat dari penuaan, lansia mengalami banyak penurunan f…
Abstrak Tujuan Penelitian: Zinc (Zn) merupakan salah satu zat mikroesensial yang penting dalam tubuh manusia, dimana zinc berperan dalam aktifitas lebih dari 300 enzim dalam metabolisme sel tubuh, sistem imun, ekspresi gen, sintesis protein, metabolisme dan maturasi sel. Keadaan defisiensi zinc dapat menyebabkan berbagai masalah, salah satunya adalah stunting pada balita. Populasi balita s…
ABSTRAK Karies gigi merupakan masalah gigi dan mulut yang memiliki angka kejadian penyakit yang tinggi di Indonesia dengan persentase 88,8%. Faktor penyebab karies gigi yaitu adanya infeksi bakteri Streptococcus mutans yang bekerja menghasilkan asam laktat sehingga pH lingkungan mulut dan gigi turun dan akan menyebabkan terjadinya demineralisasi gigi yang berujung terbentuknya karies gigi…