Text
ANALISIS KANDUNGAN HIDROKUINON DAN MERKURI DALAM KRIM KECANTIKAN YANG BEREDAR DI KECAMATAN ALAS
ABSTRAK
Hidrokuinon dan merkuri merupakan bahan yang sering ditambahkan dalam krim
kecantikan dengan tujuan untuk memutihkan kulit. Mekanisme hidrokuinon dan
merkuri dalam memutihkan kulit pada prinsipnya yaitu dengan menghambat
produksi melanin. Penggunaan hidrokuinon dan merkuri dalam krim kecantikan
secara bebas dapat menimbulkan berbagai efek samping yang merugikan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hidrokuinon dan merkuri serta
menentukan kadar hidrokuinon yang terkandung dalam krim kecantikan yang
beredar di Kecamatan Alas. Sebanyak 10 sampel krim kecantikan yang beredar
dikecamatan Alas diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Identifikasi hidrokuinon dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan
pereaksi FeCl3 dan pereaksi benedict, sedangkan identifikasi merkuri
menggunakan pereaksi KI dan NaOH. Penentuan kadar hidrokuinon dalam
sampel dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan Spektrofotometer UVVis. Berdasarkan perhitungan parameter validasi, diperoleh persamaan y =
0,0308x + 0,1262, nilai linearitas dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,9912,
LOD sebesar 0,2925 ppm, LOQ sebesar 0,9749 ppm dan presisi dengan nilai RSD
sebesar 0,3884%. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, sebanyak 8 sampel krim
kecantikan positif mengandung hidrokuinon dengan kadar sampel A sebesar
2,711%; sampel C 1,853%; sampel D 2,384%; sampel E 2,923%; sampel F
2,717%; sampel G 1,516%; sampel I 4,004%; sampel J 2,379%. Uji kualitatif
merkuri menggunakan pereaksi KI menunjukkan bahwa sebanyak 10 sampel krim
positif mengandung merkuri, sedangkan uji kualitatif menggunakan NaOH
menunjukkan bahwa 3 sampel positif mengandung merkuri.
Kata kunci : Kosmetik, krim kecantikan, hidrokuinon, merkuri, Spektrofotometer
UV-Vis.vii
ABSTRACT
Hydroquinone and mercury are ingredients that are often added to beauty
creams for the purpose of whitening skin. In principle, the mechanism of
hydroquinone and mercury in whitening the skin is by inhibiting melanin
production. The use of hydroquinone and mercury in beauty creams freely can
cause various adverse side effects. This study aims to identify hydroquinone and
mercury and to determine the levels of hydroquinone contained in beauty creams
circulating in Alas District. 10 samples of beauty creams circulating in Alas
District were obtained using purposive sampling technique. Hydroquinone
identification used FeCl3 reagent and benedict, meanwhile mercury
identification used KI reagent and NaOH. The determination of hydroquinone
levels in the sample was measured quantitatively by using a UV-Vis
spectrophotometer. Based on the validation parameters, the equation y =
0,0308x + 0,1262, linearity value with a correlation coefficient (r) is 0.9912,
LOD is 0.2925 ppm, LOQ is 0.9749 ppm and precision with an RSD value is
0,3884%. Based on the results that have been obtained, as many as 8 samples of
beauty creams containing hydroquinone with a sample A level is 2.711%;
sample C 1.853%; sample D 2,384%; sample E 2,923%; sample F 2,717%;
sample G 1.516%; sample I 4.004%; sample J 2,379%. The qualitative test of
mercury using KI reagent showed that 10 samples of beauty cream contained
mercury, while the qualitative test using NaOH shows that 3 samples positive
contain mercury.
Keywords: Cosmetics, beauty cream, hydroquinone, mercury, UV-Vis
Spectrophotometer.
Tidak tersedia versi lain