Text
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI KOMBINASI GLUKOMANAN DAN KARAGENAN TERHADAP SIFAT FISIK SEDIAAN GEL NATRIUM DIKLOFENAK
ABSTRAK
Natrium diklofenak merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)
yang dalam bentuk sediaan gel lebih banyak digemari karena lebih praktis dan
resiko efek samping lebih kecil. Bentuk sediaan gel biasanya menggunakan
gelling agent sintetik yang memiliki beberapa kekurangan sehingga dibutuhkan
alternatif sumber gelling agent lain yaitu glukomanan dari umbi porang dan
karagenan dari rumput laut merah. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan
pengaruh variasi konsentrasi kombinasi glukomanan dan karagenan serta variasi
konsentrasi glukomanan tunggal sebagai gelling agent terhadap sifat fisik sediaan
gel natrium diklofenak. Glukomanan diekstraksi dari tepung porang menggunakan
pelarut etanol 60% dan diperoleh rendemen tepung glukomanan sebesar 66,24%.
Kadar glukomanan pada tepung kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan
metode DNS menggunakan instrumen spektrofotometer UV-Vis dan diperoleh
kadar sebesar 38,5357?0,5014%. Karagenan diekstraksi dari rumput laut kering
dan diperoleh rendemen sebesar 39,6%. Kombinasi glukomanan dan karagenan
dengan perbandingan konsentrasi sebesar (4:1) sebagai gelling agent tidak dapat
menghasilkan formula sediaan gel natrium diklofenak dengan konsistensi yang
sesuai untuk aplikasi topikal. Dengan demikian, formulasi sediaan gel natrium
diklofenak menggunakan variasi konsentrasi tepung glukomanan tunggal yaitu
1%; 1,5% dan 2% sebagai gelling agent. Formula sediaan gel natrium diklofenak
kemudian dievaluasi sifat fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, sifat alir,
pH, daya sebar dan daya lekat. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variasi
konsentrasi glukomanan berpengaruh nyata (p
Tidak tersedia versi lain