Text
STUDI TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN DAN PENYIMPANAN ANTIBIOTIKA DI KECAMATAN AMPENAN PERIODE APRIL ? JULI 2021
ABSTRAK
Penggunaan dan penyimpanan obat yang rasional dapat meningkatkan
efektivitas terapi. Pengetahuan yang rendah tentang obat dapat mengakibatkan
tidak tercapainya tujuan terapi, termasuk antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan dan penyimpanan antibiotika di
kecamatan Ampenan serta mengetahui hubungan faktor demografik partisipan
terhadap tingkat pengetahuan penggunaan dan penyimpanan antibiotik. Desain
penelitian yaitu cross sectional melalui survei dengan media kuesioner.
Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode cluster sampling. Penelitian
dilakukan pada 120 KK (Rukun Tetangga (RT)). Instrumen penelitian yang
digunakan berupa kuesioner tertutup dengan jumlah 29 pertanyaan. Data yang
diperoleh kemudian dianalisis menggunakan program aplikasi Microsoft Excel
2007 dan Uji Chi Square untuk mengetahui hubungan antar variabel penelitian.
Hasil uji validitas dan reliabilitas dari penelitian ini menunjukkan dari 29
pertanyaan, 22 pertanyaan valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,902. Hasil
penelitian diperoleh bahwa tingkat pengetahuan penggunaan antibiotika di
kecamatan Ampenan termasuk kategori baik (53%) dan kategori cukup (47%).
Sedangkan tingkat pengetahuan penyimpanan antibiotik termasuk kategori baik
(83%) dan kategori cukup (17%). Terdapat hubungan signifikan (p < 0.05) antara
tingkat pengetahuan penggunaan dengan jenis kelamin (0.038), pekerjaan (0.014)
dan usia (0.012). Terdapat pula hubungan signifikan (p < 0,05) antara tingkat
pengetahuan penyimpanan dengan jenis kelamin (0.002) dan pekerjaan (0.008).
Kata kunci : antibiotik, cluster sampling, penggunaan, penyimpananix
ABSTRACT
Rational use and storage of drugs can increase the effectiveness therapy.
Low knowledge of drugs could lead to not achieving therapeutic goals, especially
inappropriate use of antibiotics could results to resistance. This study aims to
determine the level of knowledge usage and storage antibiotics in Ampenan district
and to determine the relationship between demografic factors on the level of
knowledge usage and storage antibiotics. The research design is cross sectional
by survey with use questionnaire media. Sampling was carried out using cluster
sampling method. The study was conducted on 120 families neighborhood head.
The research instrument used closed questionnaire with total 29 questions. The
data obtained were then analyzed using the Microsoft Excel 2007 and Chi Square
test to determine the relationship between research variabels. The validity and
reliability test result of this study showed that from 29 questions only 22 questions
valid with reliability value 0,902. The results showed knowledge level antibiotics
usage in Ampenan district were good category (53%) and the sufficient category
(47%). Meanwhile, the level of knowledge of antibiotic storage were good category
(83%) and sufficient category (17%). There is a significant relationship (p < 0.05)
between the level of knowledge of use with gender (0.038), occupation (0.014) and
age (0.012). There is also a significant relationship (p < 0.05) between the level of
knowledge storage with gender (0.002) and occupation (0.008).
Keywords: antibiotics, cluster sampling, use, storage
Tidak tersedia versi lain