Text
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI N-HEKSANA EKSTRAK ETANOL PEGAGAN (Centella asiatica) TERHADAP PERTUMBUHAN ISOLAT KLINIS Pseudomonas aeruginosa
ABSTRAK
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI N-HEKSANA EKSTRAK
ETANOL PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) TERHADAP
PERTUMBUHAN ISOLAT KLINIS PSEUDOMONAS AERUGINOSA
Alifia Amanda Larasati, Rosyunita, Fathul Djannah
Pseudomonas aeruginosa adalah bakteri gram negatif yang menyebabkan
infeksi dengan tingkat morbiditas dan mortalitas tinggi. Saat ini, pengobatan infeksi
P. aeruginosa menjadi tantangan besar karena kemampuannya melawan berbagai
antibiotik yang tersedia. Salah satu tanaman herbal yang dapat dijadikan sebagai
agen antibakteri baru adalah pegagan (Centella asiatica). Namun, saat ini
penggunaan pegagan sebagai tanaman herbal belum pernah diuji aktivitas
antibakterinya menggunakan fraksi n-heksana. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui aktivitas antibakteri fraksi n-heksana pegagan dengan metode ekstraksi
sokhletasi terhadap isolat klinis P. aeruginosa dan mengetahui senyawa bioaktif
yang terkandung. Metode yang digunakan adalah difusi cakram (tes Kirby-Bauer)
dengan konsentrasi 5.000 ppm, 7.500 ppm, dan 10.000 ppm, kontrol positif
menggunakan kolistin 10 ?g serta kontrol negatif menggunakan DMSO 10%. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ketiga konsentrasi uji fraksi n-heksana pegagan
membentuk zona bening berturut-turut sebesar 2,50 mm; 4,77 mm, dan 2,43 mm
serta mengandung senyawa flavonoid dan steroid. Secara statistik, uji KruskalWallis menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari perubahan konsentrasi
fraksi n-heksana terhadap diameter zona inhibisi. Namun, Uji Post hoc
menggunakan Mann-Whitney menunjukkan ketiga seri konsentrasi memiliki
perbedaan daya hambat yang signifikan terhadap kontrol positif. Secara
keseluruhan, fraksi n-heksana pegagan memiliki aktivitas antibakteri yang lebih
rendah dibandingkan dengan kontrol positif kolistin. Pada penelitian selanjutnya
perlu dilakukan uji aktivitas antibakteri dengan menggunakan seri konsentrasi yang
lebih bervariasi dan metode uji aktivitas antibakteri lainnya.
Kata kunci: Antibakteri, Centella asiatica, n-heksana, Pseudomonas aeruginosa,
sokhletasi
Tidak tersedia versi lain