Text
UJI POTENSI BAKTERI ASAM LAKTAT ASAL FESES BAYI TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus epidermidis
ABSTRAK
UJI POTENSI BAKTERI ASAM LAKTAT ASAL FESES BAYI
TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus epidermidis
Afif Farras, Nurmi Hasbi, Wayan Sulaksmana Sandhi Parwata
Staphylococcus epidermidis dapat menyebabkan berbagai infeksi kesehatan
seperti pada saluran kemih, saluran pernafasan, saluran pencernaan, luka, infeksi
dalam darah, dan endokarditis. Pengobatan terhadap infeksi S. epidermidis
umumnya menggunakan antibiotik berbahan kimia. Namun, penggunaan bahanbahan alami seperti bakteri yang bersifat baik seperti bakteri asam laktat (BAL)
dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengobati infeksi oleh S. epidermidis.
BAL merupakan probiotik yang mempunyai manfaat pada kesehatan manusia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri dari BAL terhadap
pertumbuhan S. epidermidis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental
laboratorium dengan rancangan penelitian post test only design. Tahapan dimulai
dari pembuatan media untuk bakteri uji. Tahapan berikutnya peremajaan bakteri
menggunakan media yang sudah dibuat. Bakteri yang ditumbuh dibuat suspensinya
dalam larutan NaCl 0.9%. Pengujian antibakteri menggunakan metode difusi
sumuran agar sebanyak 3 pengulangan untuk tiap perlakuan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa semua isolat mampu menghasilkan zona hambat terhadap
pertumbuhan S. epidermidis dengan 3 isolat berkategori sedang (dengan kode isolat
yaitu kokus 01A 10-5, kokus 01A 10-6 (2), dan kokus 03A 10-7 (1)) dan 5 isolat
ketegori lemah (dengan kategori isolat yaitu kokus 01F 10-6 (2), basil 01F 10-7 (2),
basil 02AF 10-7 (1), kokus 03AF 10-7 (2), dan kokus 04AF 10-7). Zona hambat
terbaik berkategori sedang dihasilkan oleh isolat BAL berbentuk kokus.
Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney didapatkan bahwa pada seluruh isolat BAL
terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kontrol positif. Sehingga antibakteri
BAL asal feses bayi kurang efektif dalam menggantikan antibiotik, khususnya
ciprofloxacin
Kata kunci: bakteri asam laktat, difusi, Staphylococcus epidermidis, sumuran agar
Tidak tersedia versi lain