Text
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU UPAYA PENCEGAHAN MALARIA DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PENIMBUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT
ABSTRAK
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU UPAYA
PENCEGAHAN MALARIA DENGAN KEJADIAN MALARIA DI
WILAYAH KERJA PUSKESMAS PENIMBUNG KABUPATEN LOMBOK
BARAT
Puspa Zalika Fidelia, Eva Triani, Adelia Riezka Rahim
Malaria merupakan penyakit infeksi pada sel darah merah yang disebabkan oleh
parasit Plasmodium yang ditularkan melalui nyamuk Anopheles. Malaria masih
menjadi ancaman di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Pulau Lombok.
Perilaku masyarakat yang dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap berperan
penting dalam pencegahan malaria. Namun, hubungan ini belum diteliti pada
masyarakat yang tinggal di wilayah Puskesmas Penimbung, Kabupaten Lombok
Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan case control study. Variabel yang
diamati adalah pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap kejadian malaria.
Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat desa Penimbung. Sampel pada
penelitian ini dibagi menjadi kelompok kasus dan kontrol. Pengambilan sampel
menggunakan Teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi
Square dan Kruskal Wallis. Selain itu, dilakukan uji multivariat Wald dan
Omnimbus untuk melihat seberapa besar pengaruh faktor risiko dengan kejadian
malaria.
Hasil: Terdapat hubungan bermakna antara pengetahun dengan kejadian malaria
p value 0,037 dan sikap dengan kejadian malaria p value 0,013, sedangkan
perilaku upaya pencegahan tidak memiliki hubungan bermakna dengan kejadian
malaria p value 0,134. Tingkat pengetahuan merupakan faktor yang paling
berpengaruh dengan kejadian malaria
Kesimpulan: Pengetahuan dan sikap memiliki hubungan bermakna dengan
kejadian malaria, sedangkan perilaku upaya pencegahan tidak memiliki hubungan
bermakna dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Penimbung,
Kabupaten Lombok Barat
Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Kejadian Malaria
Tidak tersedia versi lain