Perpustakaan FKIK Unram

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENGARUH PENAMBAHAN VITAMIN C TERHADAP
STABILITAS EGCG DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI
Pseudomonas aeruginosa PADA DAUN TEH HIJAU (Camellia
sinensis L.)
Penanda Bagikan

Text

PENGARUH PENAMBAHAN VITAMIN C TERHADAP STABILITAS EGCG DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI Pseudomonas aeruginosa PADA DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis L.)

Norina Shaumy Putri Rayes - Nama Orang;

ABSTRAK
Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri patogen penyebab infeksi
nosokomial dan salah satu dari lima infeksi paling umum secara global.
Penanganannya menjadi semakin sulit akibat adanya resistensi antibiotik. Alternatif
pengobatan berupa daun teh hijau (Camellia sinensis L.) yang mengandung
senyawa Epigallocatechin-3-Gallat (EGCG) memiliki aktivitas antibakteri
terhadap Pseudomonas aeruginosa. Namun, EGCG mudah mengalami oksidasi
sehingga diperlukan penambahan vitamin C sebagai antioksidan alami untuk
meningkatkan stabilitasnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh
penambahan vitamin C pada fraksi etil asetat Camellia sinensis L. terhadap
stabilitas EGCG dan aktivitas antibakteri Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini
dilakukan secara eksperimental laboratorium yang bersifat deskriptif kuantitaif dan
kualitatif. Ekstraksi Camellia sinensis L. menggunakan metode maserasi dengan
pelarut etanol 96%. Ekstrak ditambahkan vitamin C dan fraksinasi menggunakan
etil asetat. Pengujian stabilitas EGCG diamati berdasarkan perhitungan kadar
EGCG menggunakan instrumen High Performance Liquid Chromatography
Ultraviolet Detector (HPLC-UV) dan aktivitas antibakteri Pseudomonas
aeruginosa dievaluasi menggunakan metode difusi cakram dengan Aztreonam
sebagai kontrol positif dan DMSO 10% sebagai kontrol negatif. Pengamatan
stabilitas EGCG dan aktivitas antibakteri Pseudomonas aeruginosa dilakukan pada
hari ke - 0 dan hari ke ? 30. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan
vitamin C pada fraksi etil asetat Camellia sinensis L. menyebabkan penurunan
kadar EGCG dan aktivitas antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa. Hal ini
menunjukkan bahwa vitamin C tidak mampu menstabilkan senyawa EGCG.
Kata kunci: Camellia sinensis L., EGCG, Pseudomonas aeruginosa, Vitamin C.


Ketersediaan
#
Perpustakaan FKIK Unram DTS 610 Nor p F.2025
20254058
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
410
Penerbit
Mataram : Farmasi FKIK Unram., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
DTS 610 Nor p F.2025
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
SKRIPSI 2025
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan FKIK Unram
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan FK Universitas Mataram menggunakan Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2025 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?