Text
UJI AKTIVITAS ANTIMALARIA INFUSA BUAH MURBEI (Morus alba L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN PLASMODIUM BERGHEI PADA MENCIT
ABSTRAK
Tanaman murbei (Morus alba L.) termasuk dalam famili Moraceae dan telah
lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di Indonesia. Buah murbei
mengandung senyawa flavonoid yang dikenal memiliki berbagai aktivitas
farmakologis, salah satunya berpotensi sebagai antimalaria. Saat ini, resistensi
terhadap obat antimalaria menjadi salah satu tantangan utama dalam penanganan
penyakit malaria, sehingga diperlukan alternatif terapi yang lebih aman dan efektif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimalaria infusa buah murbei
terhadap Plasmodium berghei. Metode bioassay yang digunakan adalah Peter?s 4
days Supressive Test dengan desain post-only controlled group. Penelitian
mengadopsi metode petertes. Sebanyak 25 ekor mencit dibagi ke dalam lima
kelompok, yaitu kelompok kontrol positif (klorokuin), kontrol negatif (aquades), dan
tiga kelompok perlakuan dengan infusa buah murbei pada konsentrasi 20%, 40%, dan
60%. Pengambilan darah dari ekor mencit dilakukan setiap hari selama periode
pengujian (hari ke-0 hingga hari ke-6), kemudian data dianalisis menggunakan
analisis probit dengan bantuan program SPSS. Untuk menentukan nilai ED??,
digunakan analisis regresi linier antara dosis dan persentase penghambatan
parasitemia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infusa buah murbei memiliki
kandungan flavonoid yang berperan sebagai senyawa aktif dalam memberikan efek
antimalaria dengan nilai ED?? yang diperoleh adalah sebesar 23,500 mg/kgBB, yang
menunjukkan bahwa infusa buah murbei memiliki potensi sebagai agen antimalaria
yang layak untuk dikembangkan sebagai alternatif pengobatan alami terhadap
malaria.
Kata kunci: Buah Murbei, Antimalaria, Plasmodium berghei
Tidak tersedia versi lain