Text
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK ORANG TUA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 6 BULAN ? 5 TAHUN DI DESA GONDANG KABUPATEN LOMBOK UTARA
ABSTRAK
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK ORANG TUA DENGAN KEJADIAN
STUNTING PADA ANAK USIA 6 BULAN ? 5 TAHUN DI DESA GONDANG
KABUPATEN LOMBOK UTARA
Lalu Habib Kallan el-Phasya1, Wilya Isnaeni2, Deasy Irawati2, Rifana Cholidah2
Latar Belakang: Provinsi NTB memiliki jumlah balita stunting sebanyak 48.388
(41,13 %) dan Desa Gondang sebanyak 130 balita (21,11%) per bulan Juli 2024.
Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian
stunting selain dari kurangnya asupan nutrisi yang optimal. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan perilaku merokok orang tua dengan kejadian stunting
pada anak usia 6 bulan ? 5 tahun di Desa Gondang Kabupaten Lombok Utara.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan
pendekatan cross-sectional study untuk mengetahui hubungan antara perilaku
merokok orang tua dengan kejadian stunting pada anak. Data yang diperoleh
sebanyak 99 sampel yang dipilih secara consecutive sampling dan dianalisis secara
univariat dan bivariat pada aplikasi IBM SPSS Statistic 25.
Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian stunting dengan Ayah
perokok (77,1%; p-value < 0,029), durasi merokok (68,5%; p-value < 0,025),
merokok di dalam rumah (75,9%; p-value < 0,004), menggunakan jenis rokok
kretek/ tradi-sional (74,1%;p-value < 0,02), dan Ibu terpapar asap rokok saat
mengandung (67,1%,p-value < 0,024). Tingkat pengetahuan umum mayoritas
responden tentang merokok tergolong baik (81,2%).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara perilaku merokok orang tua dengan
kejadian stunting pada anak usia 6 bulan ? 5 tahun di Desa Gondang Kabupaten
Lombok Utara.
Kata Kunci: Stunting; Perilaku merokok; Pengetahuan Tentang Merokokvii
ABSTRACT
RELATIONSHIP BETWEEN PARENTAL SMOKING BEHAVIOR AND
STUNTING INCIDENCE IN CHILDREN AGED 6 MONTHS - 5 YEARS IN
GONDANG VILLAGE, NORTH LOMBOK REGENCY
Lalu Habib Kallan el-Phasya1, Wilya Isnaeni2, Deasy Irawati2, Rifana Cholidah2
Background: NTB Province has 48,388 (41.13%) stunted toddlers and Gondang
Village has 130 toddlers (21.11%) as of July 2024. This raises questions regarding
the factors that influence the incidence of stunting other than the lack of optimal
nutritional intake. This study aims to determine the relationship between parental
smoking behavior and stunting incidence in children aged 6 months - 5 years in
Gondang Village, North Lombok Regency.
Methods: This study used an analytical observational design with a cross-sectional
study approach to determine the relationship between parental smoking behavior
and stunting incidence in children. The data obtained were 99 samples selected by
consecutive sampling and analyzed in univariate and bivariate on the IBM SPSS
Statistic 25 application.
Results: There is a significant relationship between the incidence of stunting with
fathers who smoke (77.1%; p-value < 0.029), duration of smoking (68.5%; p-value
< 0.025), smoking in the house (75.9%; p-value < 0.004), using kretek/traditional
cigarettes (74.1%; p-value < 0.02), and mothers exposed to cigarette smoke during
pregnancy (67.1%, p-value < 0.024). The general knowledge level of the majority
respondents about smoking is classified as good (81.2%).
Conclusion: There is relationship between parental smoking behavior and stunting
incidence in children aged 6 months - 5 years in Gondang Village, North Lombok
Regency.
Keywords: Stunting; Smoking Behavior; Knowledge About Smoking
Tidak tersedia versi lain