Text
PREVALENSI DAN KARAKTERISTIK PENDERITA HIV DI RSUD PROVINSI NTB PERIODE TAHUN 2024
ABSTRAK
PREVALENSI DAN KARAKTERISTIK PENDERITA HIV DI RSUD
PROVINSI NTB PERIODE TAHUN 2024
Aqilla Nasywa Nabiila Sugiyanto, Yunita Hapsari, Azizatul Adni
Latar Belakang: HIV adalah virus yang menyerang sistem imun, khususnya sel
darah putih, sehingga tubuh sulit melawan infeksi. Penularan terjadi melalui
darah, sperma, cairan vagina, dan ASI. Tanpa pengobatan, HIV dapat berkembang
menjadi AIDS. Hingga September 2023, terdapat lebih dari 500 ribu kasus HIV di
Indonesia, mayoritas pada usia produktif (25?49 tahun) sebesar 69,9%, dengan
penularan terbanyak pada laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki
(25,8%) dan waria (24,8%). Di NTB, sebagian besar kasus terjadi pada usia 25?49
tahun, terutama melalui hubungan heteroseksual (33 kasus) dan homoseksual (30
kasus). Penelitian mengenai prevalensi dan karakteristik pasien HIV di NTB
masih terbatas dan umumnya hanya membahas aspek demografis. Karena itu,
penelitian ini bertujuan menganalisis prevalensi dan karakteristik pasien HIV
secara komprehensif di RSUD NTB sebagai rumah sakit rujukan utama di
provinsi ini.
Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan desain potong lintang
(cross-sectional) menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien HIV di
RSUD Provinsi NTB selama Januari?Desember 2024. Sampel diambil secara total
sampling dengan analisis univariat menggunakan SPSS.
Hasil: Dari 5.278 kunjungan pasien HIV, terdapat 619 kasus pasien yang
ditangani oleh RSUD Provinsi NTB (11,73%). Mayoritas pasien berusia 26?35
tahun (36,5%), berjenis kelamin laki-laki (70,6%), dan berasal dari Kota Mataram
(34,6%). Sebanyak 95% pasien masih menjalani terapi ARV. Data CD4
menunjukkan 6,5% pasien dalam kategori risiko (
Tidak tersedia versi lain