Text
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT PADA EKSTRAK ETANOL DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis L.) TERHADAP ISOLAT BAKTERI Pseudomonas aeruginosa
ABSTRAK
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT PADA
EKSTRAK ETANOL DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis L.)
TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa
Infeksi nosokomial merupakan permasalahan yang menjadi tantangan besar
dalam dunia kesehatan. Peningkatan prevalensi infeksi nosokomial berdampak
pada peningkatan morbiditas, mortalitas, dan durasi perawatan serta dapat berujung
pada peningkatan angka resistensi antibiotik akibat peningkatan penggunaannya
yang berpotensi dilakukan secara tidak tepat. Pseudomonas aeruginosa merupakan
agen infeksius utama penyebab tingginya kejadian infeksi nosokomial dengan
prevalensi sebesar 7,1%?7,3% di seluruh dunia. Bakteri ini tergolong Multi Drug
Resistant, yaitu bakteri yang resisten terhadap berbagai jenis obat, sehingga pilihan
terapi yang efektif menjadi terbatas. Oleh karena itu, diperlukan suatu alternatif
dalam menghadapi infeksi Pseudomonas aeruginosa serta risiko resistensi
antibiotik, yang salah satunya melalui penggunaan bahan alami seperti Camellia
sinensis L. Herba ini diketahui memiliki aktivitas antibakteri karena mengandung
senyawa katekin, khususnya epigallocationchin-3-gallate (EGCG). Penelitian ini
bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri fraksi etil asetat daun teh hijau
terhadap Pseudomonas aeruginosa. Sampel daun teh hijau akan diekstrak dengan
pelarut etanol menggunakan metode maserasi dan kemudian akan difraksi dengan
pelarut etil asetat menggunakan metode cair-cair. Fraksi etil asetat Camellia
sinensis L. kemudian akan diuji aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram
pada konsentrasi 12,5%, 50%, 100%, dan 200% yang akan dibandingkan dengan
kontrol positif berupa Aztreonam dan kontrol negatif DMSO. Hasil uji aktivitas
antibakteri menunjukkan bahwa pada setiap konsentrasi terdapat zona hambat
pertumbuhan bakteri. Hasil ini menunjukkan bahwa fraksi etil asetat daun teh hijau
berpotensi sebagai alternatif dalam menghadapi Pseudomonas aeruginosa.
Kata kunci: Camellia sinensis L., Pseudomonas aeruginosa, teh hijau, fraksi etil
asetat, aktivitas antibakteri
Tidak tersedia versi lain