Text
HUBUNGAN ANTARA KADAR CARCINOEMBRYONIC ANTIGEN (CEA) DENGAN INFILTRASI TUMOR PADA KANKER KOLOREKTAL
ABSTRAK
Hubungan antara Kadar Carcinoembryonic Antigen (CEA) dengan Infiltrasi
Tumor pada Kanker Kolorektal
Baiq Ghefira Rojwani Putri Salsabila, Arif Zuhan, Rizka Vidya Lestari
Latar Belakang: Kanker kolorektal memiliki angka morbiditas dan mortalitas
tinggi di NTB, dengan 533 kasus rawat inap dan 11 kematian pada tahun 2022.
Biomarker Carcinoembryonic Antigen (CEA) berperan dalam menilai prognosis
dan mestatasis kanker. Penelitian tentang hubungan kadar CEA dengan infiltrasi
tumor diperlukan untuk memahami peran CEA dalam agresivitas dan prognosis
kanker kolorektal.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain
cross sectional yang dilakukan di RSUD Provinsi NTB. Teknik pengambilan
sampel menggunakan metode consecutive sampling. Data yang dikumpulkan
meliputi kadar CEA, derajat infiltrasi tumor dari mukosa hingga serosa, serta
karakteristik demografis. Penelitian ini menggunakan analisis statistik berupa uji
Kruskal-Wallis untuk menganalisis hubungan antara kadar CEA dengan infiltrasi
tumor.
Hasil: Penelitian ini melibatkan 34 pasien dengan mayoritas usia 40 ? 59 tahun
(50,0%) dengan jenis kelamin yang paling banyak yaitu laki-laki (64,3%). Selain
itu, mayoritas pasien memiliki derajat infiltrasi tumor yang mencapai serosa
(52,9%). Nilai median CEA yaitu 79,0 ng/mL (11,7 ? 200,2) dengan kadar terendah
sebesar 4,7 ng/mL dan kadar tertinggi 399,1 ng/mL. Hasil analisis menunjukkan
kadar CEA tidak berhubungan secara signifikan dengan infiltrasi tumor pada kanker
kolorektal (p = 0,681).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar
Carcinoembryonic antigen dengan infiltrasi tumor pada kanker kolorektal.
Kata Kunci: Kanker kolorektal, biomarker, Carcinoembryonic antigen, infiltrasi
tumorviii
ABSTRACK
Association of Carcinoembryonic Antigen (CEA) Levels with Tumor Infiltration
in Colorectal Cancer
Baiq Ghefira Rojwani Putri Salsabila, Arif Zuhan, Rizka Vidya Lestari
Background: Colorectal cancer has a high morbidity and mortality rate in West
Nusa Tenggara (NTB), with 533 hospitalization cases and 11 deaths reported in
2022. The biomarker Carcinoembryonic Antigen (CEA) plays a role in assessing
cancer prognosis and metastasis. Research on the relationship between CEA levels
and tumor infiltration is needed to better understand the role of CEA in the
aggressiveness and prognosis of colorectal cancer.
Methods: This study was an analytical observational study with a cross-sectional
design conducted at the NTB Provincial General Hospital (RSUD Provinsi NTB).
Sampling was performed using a consecutive sampling method. Collected data
included serum CEA levels, the degree of tumor infiltration from mucosa to serosa,
and demographic characteristics. Statistical analysis was performed using the
Kruskal?Wallis test to evaluate the association between CEA levels and tumor
infiltration.
Results: This study involved 34 patients, the majority aged 40?59 years (50.0%),
and most were male (64.3%). Additionally, most patients had tumor infiltration
reaching the serosa (52.9%). The median CEA was 79.0 ng/mL (range 11.7?200.2),
with a minimum of 4.7 ng/mL and a maximum of 399.1 ng/mL. Statistical analysis
showed that CEA levels were not significantly associated with tumor infiltration in
colorectal cancer (p = 0.681).
Conclusion: There was no significant association between Carcinoembryonic
antigen (CEA) levels and tumor infiltration in colorectal cancer.
Keywords: Colorectal cancer, Carcinoembryonic antigen, tumor infiltration,
biomarker.
Tidak tersedia versi lain