Text
HUBUNGAN HOSPITALISASI DENGAN STRES PENGASUHAN DAN KUALITAS HIDUP ORANG TUA PASIEN ANAK DENGAN TALASEMIA
ABSTRAK
HUBUNGAN HOSPITALISASI DENGAN STRES PENGASUHAN DAN
KUALITAS HIDUP ORANG TUA PASIEN ANAK DENGAN TALASEMIA
Fadila Rahmawati, Titi Pambudi Karuniawaty, Yudhi Kurniawan
Latar belakang: Talasemia merupakan salah satu jenis penyakit genetik akibat
mutasi kromosom yang menyebabkan delesi rantai globin alfa atau rantai globin
beta dalam eritrosit sehingga fungsi dan struktur eritrosit menjadi abnormal.
Transfusi darah rutin merupakan salah satu tata laksana yang dapat dilakukan di
rumah sakit sehingga menyebabkan penderita Talasemia menjalani hospitalisasi
secara berkala dan dapat mempengaruhi stres pengasuhan dan kualitas hidup orang
tua pasien anak. Fakto-faktor yang dapat mempengaruhi stres pengasuhan dan
kualitas hidup orang tua pasien anak dengan Talasemia, yaitu durasi, frekuensi, dan
interval hospitalisasi, karakteristik anak, karakteristik orang tua, karakteristik
lingkungan, dan riwayat klinis anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan hospitalisasi dnegan stres pengasuhan dan kualitas hidup orang tua
pasien anak dengan Talasemia.
Metode: Pebelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain
penelitian cross sectional yang melibatkan 35 orang tua pasien anak dengan
Talasemia di Instalasi Tindakan Hematologi RSUD Provinsi NTB pada bulan
September-Desember 2024. Pengukuran stres pengasuhan pada penelitian ini
menggunakan instrumen Parenting Stres Index-Short Form (PSI-SF). Pengukuran
kualitas hidup pada penelitian ini menggunakan intrumen WHOQOL-BREF.
Pengolahan dan analisis data menggunakan uji Spearman, Chi Square, dan Fischer
Exact Test.
Hasil: Mayoritas orang tua yang megisi kuesioner adalah ibu dengan persentase
88.6% yang memiliki pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (71.4%). Usia mayoritas
orang tua berada pada rentang usia 31-40 tahun dengan persentase 51.3%.
Responden dengan tingkat stres pengasuhan sedang (31.4%) dan responden dengan
kualitas hidup baik (11.4%).
Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara hospitalisasi dengan stres pengasuhan
orang tua pasien anak dengan Talasemia dan tidak terdapat hubungan antara
hospitalisasi dengan kualitas hidup orang tua pasien anak dengan Talasemia.
Kata kunci: Hospitalisasi, stres pengasuhan, kualitas hidup, Talasemiaviii
ABSTRACT
THE ASSOCIATION OF HOSPITALIZATION WITH PARENTING STRES
AND QUALITY OF LIFE IN PARENTS OF CHILDREN WITH
THALASSEMIA
Fadila Rahmawati, Titi Pambudi Karuniawaty, Yudhi Kurniawan
Background: Thalassemia is a type of genetic disease due to chromosomal
mutation that causes deletion of alpha globin chain or beta globin chain in
erythrocytes so that the function and structure of erythrocytes become abnormal.
Routine blood transfusion is one of the treatments that can be done in the hospital,
causing patients with Thalassemia to undergo regular hospitalization and can
affect parenting stres and quality of life of parents of pediatric patients. Factors
that can affect parenting stres and quality of life of parents of children with
Thalassemia include duration, frequency, and interval of hospitalization, child?s
characteristic, parents characteristic, environmental characteristics, and child's
clinical history. This study aims to determine the relationship of hospitalization
with parenting stres and quality of life of parents of children with Thalassemia.
Method: This study is an analytic descriptive study with a cross sectional research
design involving 35 parents of children with Thalassemia in the Hematology Action
Installation of the NTB Provincial Hospital in September-December 2024.
Measurement of parenting stres in this study used the Parenting Stres Index-Short
Form (PSI-SF) instrument. Measurement of quality of life in this study used the
WHOQOL-BREF instrument. Data processing and analysis using Spearman test,
Chi Square, and Fischer Exact Test.
Result: The majority of parents who filled out the questionnaire were mothers with
a percentage of 88.6% who had jobs as housewives (71.4%). The age of the
majority of parents is in the age range of 31-40 years with a percentage of 51.3%.
Respondents with moderate parenting stres levels (31.4%) and respondents with
good quality of life (11.4%).
Conclusion: There is no association between hospitalization and parenting stres in
parents of children with Thalassemia and no association between hospitalization
and quality of life in parents of children with Thalassemia.
Key word: Hospitalization, parenting stres, quality of life, Thalassemia
Tidak tersedia versi lain