Perpustakaan FKIK Unram

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PERBANDINGAN UJI FUNGSI PARU PENYELAM BREATH-HOLD DAN
BUKAN PENYELAM DI DAERAH PESISIR PULAU LOMBOK
NUSA TENGGARA BARAT
Penanda Bagikan

Text

PERBANDINGAN UJI FUNGSI PARU PENYELAM BREATH-HOLD DAN BUKAN PENYELAM DI DAERAH PESISIR PULAU LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT

Gede Naradhea Pramudiantara - Nama Orang;

ABSTRACT
COMPARISON OF PULMONARY FUNCTION TESTS BETWEEN
BREATH-HOLD DIVERS AND NON-DIVERS IN THE COASTAL
REGION OF LOMBOK ISLAND, WEST NUSA TENGGARA
Gede Naradhea Pramudiantara, Ida Ayu Eka Widiastuti, Basuki Rahmat
West Nusa Tenggara possesses high marine resource potential, making the
fishing profession a primary livelihood for many residents, including traditional
fishers who rely on breath-hold diving techniques. This diving activity, often
conducted without adhering to safety standards, potentially affects health,
especially lung function, which undergoes physiological changes due to hyperbaric
pressure and breath-holding (apnea). This study was conducted to examine the
comparison regarding lung function between breath-hold divers and non divers. A
cross sectional study was performed analysing two groups which is breath-hold
divers and control group (non-divers), each consisting of 15 individuals matched
by age and was selected using a purposive sampling method. The evaluation
focused on key pulmonary function measurements, including FVC, FEV1, and the
FEV1/FVC ratio. Pulmonary function was measured using a digital spirometer and
data were analyzed using an independent two-sample comparative hypothesis test
(unpaired t-test and Mann Whitney test). The mean FVC for divers was 3,17 L/min
and for controls 3,63 L/min (p=0,111). The mean FEV1 for divers was 2,87 L/min
and for controls 3,3 L/min (p=0,094). The mean FEV1/FVC ratio for divers was
98,13% and 91,22% for controls (p=0,370). Comparison of the pulmonary function
test results between the groups showed no significant differences for all parameters.
This result may be influenced by a confounding factor which is the significant
difference in BMI between the two groups (p=0,024), with the control group tends
to be obese.
Keywords : Pulmonary function, breath-hold divers, spirometry, occupational
healthviii
ABSTRAK
PERBANDINGAN UJI FUNGSI PARU PENYELAM BREATH-HOLD DAN
BUKAN PENYELAM DI DAERAH PESISIR PULAU LOMBOK
NUSA TENGGARA BARAT
Gede Naradhea Pramudiantara, Ida Ayu Eka Widiastuti, Basuki Rahmat
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki potensi sumber daya
kelautan yang tinggi, menjadikan profesi nelayan sebagai mata pencaharian utama
bagi banyak penduduk, termasuk nelayan tradisional yang mengandalkan teknik
penyelaman dengan menahan napas. Aktivitas penyelaman ini, yang sering
dilakukan tanpa mematuhi standar keselamatan, berpotensi memengaruhi
kesehatan, khususnya fungsi paru-paru, yang mengalami perubahan fisiologis
akibat tekanan hiperbarik dan tahan napas. Penelitian ini dilakukan untuk menguji
perbandingan fungsi paru antara penyelam breath-hold dan bukan penyelam
(kontrol). Studi cross-sectional dilakukan dengan menganalisis dua kelompok,
yaitu penyelam breath-hold dan kelompok kontrol, masing-masing terdiri dari 15
individu yang dicocokkan berdasarkan usia. Subjek penelitian dipilih menggunakan
metode purposive sampling. Pemeriksaan difokuskan pada pengukuran fungsi paru
utama, meliputi FVC, FEV1, dan rasio FEV1/FVC. Fungsi paru diukur
menggunakan spirometer digital dan data dianalisis menggunakan uji hipotesis
komparatif dua sampel tidak berpasangan (uji t tidak berpasangan dan uji Mann
Whitney). Rerata FVC penyelam adalah 3,17 L/menit dan kontrol 3,63 L/menit
(p=0,111). Rerata FEV1 penyelam adalah 2,87 L/menit dan kontrol 3,3 L/menit
(p=0,094). Rerata rasio FEV1/FVC penyelam adalah 98,13% dan 91,22% untuk
kontrol (p=0,370). Perbandingan hasil uji fungsi paru antara kedua kelompok tidak
menunjukkan perbedaan yang signifikan untuk semua parameter. Hasil ini
mungkin dipengaruhi oleh faktor perancu, yaitu perbedaan signifikan
pada IMT antara kedua kelompok (p=0,024), di mana kelompok kontrol cenderung
mengalami obesitas.
Keywords : Fungsi paru, penyelam tahan napas, spirometri, kesehatan kerja


Ketersediaan
#
Perpustakaan FKIK Unram DTS 610 Ged p 2026
20263044
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1392
Penerbit
Mataram : FKIK Unram., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
DTS 610 Ged p 2026
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
KTI 2026
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan FKIK Unram
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan FK Universitas Mataram menggunakan Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?