Text
PROFIL BAKTERI GRAM NEGATIF EXTENDED SPECTRUM BETA LACTAMASE (ESBL) PADA CAECUM AYAM PEDAGING
ABSTRAK
PROFIL BAKTERI GRAM NEGATIF EXTENDED SPECTRUM BETA
LACTAMASE ESBL PADA CAECUM AYAM PEDAGING
I Nyoman Yudayana Indratama, Rosyunita, Nurmi Hasbi
Pendahuluan: Antimicrobial Resistance (AMR) menjadi perhatian global yang
menyebabkan peningkatan morbiditas, mortalitas, dan biaya perawatan kesehatan.
AMR muncul akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional di dunia medis dan
pertanian. Bakteri Gram negatif dapat menghasilkan Extended-Spectrum BetaLactamase (ESBL), yang menyebabkan resistensi terhadap antibiotik beta-laktam,
dengan prevalensi di Indonesia mencapai 65,2%. Pendekatan One Health
dianjurkan oleh WHO untuk mencegah AMR dengan memperhitungkan hubungan
antara manusia, hewan, dan lingkungan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil bakteri Gram negatif
ESBL yang hidup pada caecum ayam pedaging, termasuk populasi yang resisten
terhadap berbagai antibiotik, karakteristik profil bakteri-bakteri ESBL, serta hasil
uji sensitivitas dari bakteri tersebut terhadap beberapa jenis antibiotik.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan
menggunakan 5 sampel caecum ayam yang diambil dari pasar Pagesangan kota
Mataram. Bakteri yang sudah didapatkan, dilakukan perhitungan TPC dengan
meletakkannya pada media Macconkey agar untuk menghitung koloni bakteri.
Beberapa sampel juga diletakan pada media Macconkey agar yang dicampur
dengan sefotaksim untuk membedakan bakteri penghasil ESBL. Bakteri-bakteri
yang memiliki sifat resisten akan diamati karakteristik makroskopis dan
mikroskopisnya dengan uji pewarnaan Gram dan uji biokimia serta dilakukan uji
sensitivitas antibiotik dari bakteri Gram negatif yang memiliki sifat resisten.
Hasil: Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa bakteri pada caecum ayam dapat
tumbuh sebanyak 20,1% pada media Macconkey yang dicampurkan dengan
sefotaksim. Sedangkan pada media Macconkey tanpa sefotaksim didapatkan
sebanyak 79,9%. Berdasarkan karakteristik makroskopis, mikroskopis, serta uji
biokimia didapatkan bahwa bakteri gram negatif yang didapatkan mengarah pada
Escherichia coli. Pada uji sensitivitas didapatkan bakteri memiliki sifat resisten
pada antibiotik tetrasiklin (100%) dan ampisilin (100%), serta didapatkan sifat
resisten sebesar 25% pada kloramfenikol.
Kesimpulan: Bakteri gram negatif yang didapatkan pada caecum ayam pedaging
seperti Escherichia coli sudah memiliki sifat yang resisten terhadap beberapa
antibiotik. Bakteri tersebut memiliki sifat resisten terhadap antibiotik sefotaksim
(20,1%), kloramfenikol (25%), tetrasiklin (100%), dan ampisilin (100%). Hasil dari
penelitian ini memberikan bukti bahwa bakteri gram negatif yang didapatkan pada
caecum ayam sudah resisten terhadap beberapa antibiotik.
Kata Kunci: Antibiotik, ESBL, Caecumv
ABSTRACT
PROFILE OF EXTENDED SPECTRUM BETA LACTAMASE (ESBL) GRAMNEGATIVE BACTERIA IN THE CAECUM OF BROILERS
I Nyoman Yudayana Indratama, Rosyunita, Nurmi Hasbi
Introduction: Antimicrobial Resistance (AMR) is a global concern as it can lead
to increased morbidity, mortality, and healthcare costs. AMR arises from the
irrational use of antibiotics in the medical and agricultural world. Gram-negative
bacteria can produce Extended-Spectrum Beta-Lactamase (ESBL), which causes
resistance to beta-lactam antibiotics, with prevalence in Indonesia reaching 65.2%.
The One Health approach is advocated by WHO to prevent AMR by considering
the relationship between humans, animals and the environment.
Objective: This study aims to determine the profile of ESBL Gram-negative
bacteria living in chicken caecum, including populations that are resistant to various
antibiotics, characteristics profile of the bacteria that produce ESBL, as well as the
results of sensitivity tests of these bacteria against several types of antibiotics.
Methods: This study was an exploratory descriptive study using 5 chicken caecum
samples taken from Pagesangan market, Mataram city. Bacteria that have been
obtained, then TPC calculations are carried out by placing them on Macconkey agar
media to count bacterial colonies. Some samples were also placed on Macconkey
agar media mixed with cefotaxime to differentiate ESBL Bacteria. Bacteria that
have resistant properties will be observed for macroscopic and microscopic
characteristics with Gram staining tests and biochemical tests as well as antibiotic
sensitivity tests of Gram-negative bacteria that have resistant properties.
Result: The results of this study found that the bacteria in chicken caecum could
grow as much as 20.1% on Macconkey agar medium mixed with cefotaxime.
Meanwhile, on Macconkey agar medium without cefotaxime, 79.9% was obtained.
Based on macroscopic, microscopic, and biochemical characteristics, it was found
that the gram-negative bacteria were Escherichia coli. In the sensitivity test, the
bacteria were found to be resistant to tetracycline (100%) and ampicilin (100%)
antibiotics, and 25% resistant to chloramphenicol.
Summary: Gram-negative bacteria found in broiler caecum such as Escherichia
coli are resistant to several antibiotics. The bacteria were resistant to cefotaxime
(20.1%), chloramphenicol (25%), tetracycline (100%), and ampicillin (100%). The
results of this study provide evidence that gram-negative bacteria obtained in
chicken caecum are resistant to several antibiotics.
Kata Kunci: Antibiotik, ESBL, Caecum
Tidak tersedia versi lain