Text
GAMBARAN PENGGUNAAN PENGOBATAN TRADISIONAL KOMPLEMENTER DAN ALTERNATIF PADA PENDERITA STROKE DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI HAJAR MATARAM
ABSTRAK
GAMBARAN PENGGUNAAN PENGOBATAN TRADISIONAL
KOMPLEMENTER DAN ALTERNATIF PADA PENDERITA STROKE DI
RUMAH SAKIT ISLAM SITI HAJAR MATARAM
Baiq Sagita Puspasari, Nurhidayati, Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah
Stroke disebabkan oleh kerusakan neurologis, merupakan penyebab utama
disabilitas dan kematian di dunia. Stroke di Indonesia berdasarkan survei kesehatan
Indonesia 2023 mencapai 8,3%. Beberapa dekade terakhir, penggunaan
Complementary and Alternative Medicine (CAM) di antara pasien stroke terjadi
peningkatan. Pengobatan tradisional untuk terapi stroke digunakan sekitar 10,2%
di Indonesia. Oleh karena itu penelitian ini ingin mengetahui gambaran pengobatan
tradisional yang digunakan penderita stroke di Rumah Sakit Islam Siti Hajar
Mataram periode tahun 2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif
dengan pendekatan cross-sectional. Data karakteristik pasien berupa jenis kelamin,
usia, pekerjaan dan pendidikan terakhir, metode pengobatan, alasan pengobatan,
serta jenis dan tipe pengobatan yang diperoleh melalui wawancara terstruktur di
Rumah Sakit Islam Siti Hajar Mataram. Data disajikan dalam bentuk grafik dan
tabel untuk mengetahui prevalensinya. Hasil penelitian ini memperoleh responden
yang memenuhi kriteria sebanyak 29 orang (%), dan pasien berjenis kelamin lakilaki 15 orang (52%), pasien berusia 56-65 tahun 13 orang (45%), riwayat
pendidikan terakhir S1 6 orang (21%). Pasien yang menggunakan pengobatan
tradisional paling banyak adalah pengobatan herbal sebanyak 21 orang (72%),
sebagai pengobatan komplementer 26 orang (90%) dan alternatif 3 orang (10%),
dengan alasan merasa lebih aman sebanyak 17 orang (59%). Pada penelitian ini
menyatakan bahwa terdapat responden yang menggunakan pengobatan tradisional
yakni pengobatan herbal berupa jamu, dengan durasi pemakaian sekitar
Tidak tersedia versi lain