Perpustakaan FKIK Unram

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of EFEKTIVITAS UKURAN KANDANG TIKUS WISTAR BUATAN
DALAM MEMPERCEPAT TERJADINYA DISPLASIA PADA PROSES
INDUKSI FORMALDEHIDA
Penanda Bagikan

Text

EFEKTIVITAS UKURAN KANDANG TIKUS WISTAR BUATAN DALAM MEMPERCEPAT TERJADINYA DISPLASIA PADA PROSES INDUKSI FORMALDEHIDA

I Gusti Ketut Artha Jaya Kusuma - Nama Orang;

ABSTRACT
THE EFFECTIVENESS OF ARTIFICIAL WISTAR RAT CAGE SIZE IN
ACCELERATE THE OCCURRENCY OF DYSPLASIA IN THE
FORMALDEHYDE INDUCTION PROCESS
I Gusti Ketut Artha Jaya Kusuma, Anak Agung Ayu Niti Wedayani, Novia
Andansari Putri Restuningdyah
Cages are a medium used to place experimental animals in experimental
studies as a learning instrument related to studying the causes and effects that will
be studied. The size of the cage can influence several health factors in experimental
animals, such as the social level and stress level of the animal. Formaldehyde is a
carcinogenic compound that can cause malignant diseases if exposed continuously
to living creatures. Therefore, the aim of this study was to determine whether cage
size can influence the degree of dysplasia in Wistar rats induced by 40 ppm
formaldehyde. This research is a quantitative research that uses a true experimental
research design with a post-test only control group design. This study used 15 male
Wistar rats (Rattus norvegicus) which were divided into 3 groups, namely, the small
cage group with a size of (27.5 x 21.5 x 9) cm3, the medium cage group with a size
of (28 x 22.5 x 10) cm3, and a large cage group with a size of (30 x 24 x 11.5) cm3
with 4 treated mice (40 ppm formaldehyde) and 1 control mouse (not treated) in
each group. The treatment given to mice was carried out 6 hours per day and lasted
for 12 weeks until all mice were terminated at the same time. Mice were terminated
and histopathological observations were carried out to assess the degree of
dysplasia that occurred. The results of the Kruskal-Wallis statistical test show that
there is a significant relationship (p < 0.05). This study shows that there is a
relationship between the size of the artificial cage and the degree of dysplasia in
Wistar rats induced by 40 ppm formaldehyde.
Kata Kunci: Cages, Wistar Rats, Degree of Dysplasia, Formaldehydeviii
ABSTRAK
EFEKTIVITAS UKURAN KANDANG TIKUS WISTAR BUATAN
DALAM MEMPERCEPAT TERJADINYA DISPLASIA PADA PROSES
INDUKSI FORMALDEHIDA
I Gusti Ketut Artha Jaya Kusuma, Anak Agung Ayu Niti Wedayani, Novia
Andansari Putri Restuningdyah
Kandang merupakan suatu media yang digunakan dalam menempatkan
hewan coba pada studi yang berbasis eksperimental guna sebagai instrumen
pembelajaran terkait mempelajari sebab dan akibat yang akan diteliti. Ukuran
kandang dapat memengaruhi beberapa faktor kesehatan pada hewan coba seperti
tingkat sosial dan tingkat stress pada hewan tersebut. Formaldehida merupakan
senyawa karsinogenik yang dapat menyebabkan penyakit keganasan apabila
dipaparkan secara terus-menerus ke makhluk hidup. Oleh karena itu, tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ukuran kandang dapat memengaruhi
derajat displasia pada tikus wistar yang diinduksi formaldehida 40 ppm. Penelitian
ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian true
eksperimental dengan post-test only control group design. Penelitian ini
menggunakan Tikus Wistar Jantan (Rattus norvegicus) dengan jumlah 15 tikus
yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu, kelompok kandang kecil dengan ukuran
(27,5 x 21,5 x 9) cm3, kelompok kandang sedang dengan ukuran (28 x 22,5 x 10)
cm3, dan kelompok kandang besar dengan ukuran (30 x 24 x 11,5) cm3 dengan
jumlah 4 tikus perlakuan (formaldehida 40 ppm) dan 1 tikus kontrol (tidak diberi
perlakuan) pada setiap kelompoknya. Perlakuan yang diberikan ke tikus dilakukan
6 jam perhari dan berlangsung selama 12 minggu hingga semua tikus diterminasi
pada waktu yang bersamaan. Tikus diterminasi dan dilakukan pengamatan
histopatologi untuk menilai derajat displasia yang terjadi. Hasil uji statistik
Kruskal-Wallis menunjukan adanya hubungan yang signifikan (p < 0.05). Dalam
penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan ukuran kandang buatan dengan
derajat displasia tikus wistar yang diinduksi formaldehida 40 ppm.
Kata Kunci: Kandang, Tikus Wistar, Derajat Displasia, Formaldehida


Ketersediaan
#
Perpustakaan FKIK Unram DTS 610 Igu e 2026
20263100
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1448
Penerbit
Mataram : FKIK Unram., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
DTS 610 Igu e 2026
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
KTI 2026
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan FKIK Unram
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan FK Universitas Mataram menggunakan Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?