Text
HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN LAYANAN POSYANDU (ASI EKSKLUSIF, IMUNISASI DASAR, KELENGKAPAN BUKU KIA) DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUYUNG, KABUPATEN LOMBOK TENGAH
ABSTRAK
HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN LAYANAN POSYANDU (ASI
EKSKLUSIF, IMUNISASI DASAR, KELENGKAPAN BUKU KIA) DENGAN
KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS PUYUNG, KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Intan Nurmawaddah, Lina Nurbaiti, Nurul Firdausi Paramaiswari
Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di
Indonesia, terutama di wilayah dengan akses layanan kesehatan yang terbatas.
Pemanfaatan layanan Posyandu seperti ASI eksklusif, imunisasi dasar lengkap, dan
kelengkapan Buku KIA dianggap memiliki peran penting dalam menurunkan risiko
stunting.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan
desain cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 90 responden yang dipilih secara
stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pencatatan Buku
KIA di wilayah kerja Puskesmas Puyung, Kabupaten Lombok Tengah, selama
September?Desember 2024. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik bivariat.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan
antara pemberian ASI dengan kejadian stunting (p = 0,687). Sebanyak 27% balita stunting
dan 31% balita tidak stunting menerima ASI selama 0-24 bulan, sementara 43% balita
stunting tidak diberikan ASI. Selain itu, status imunisasi dasar lengkap juga tidak
memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting (p = 0,079), meskipun
cakupan imunisasi lebih tinggi pada balita stunting (93%) dibandingkan balita tidak
stunting (80%). Kelengkapan buku KIA yang sesuai standar 10T juga tidak menunjukkan
hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting (p = 0,665), dengan persentase
pengisian lengkap sebesar 98% pada balita stunting dan 96% pada balita tidak stunting.
Kata Kunci: Stunting, ASI Eksklusif, Imunisasi Dasar, Buku KIA, Posyanduviii
ABSTRACT
THE RELATIONSHIP BETWEEN THE UTILIZATION OF POSYANDU
SERVICES (EXCLUSIVE BREASTFEEDING, BASIC IMMUNIZATION,
COMPLETENESS OF KIA BOOK) AND STUNTING IN CHILDREN AGED 6?24
MONTHS IN THE WORK AREA OF PUYUNG PUBLIC HEALTH CENTER,
CENTRAL LOMBOK REGENCY
Intan Nurmawaddah, Lina Nurbaiti, Nurul Firdausi Paramaiswari
Background: Stunting remains a major public health issue in Indonesia, particularly in
areas with limited access to healthcare services. The utilization of Posyandu services,
including exclusive breastfeeding, complete basic immunization, and proper
documentation in the Maternal and Child Health (KIA) Book, is believed to play a crucial
role in reducing the risk of stunting.
Methods: This study is an observational analytic study with a cross-sectional design. A
total of 90 respondents were selected using stratified random sampling. Data were
collected through questionnaires and KIA Book records in the Puyung Health Center,
Central Lombok Regency, from September to December 2024. Bivariate statistical
analysis was used to examine the relationships between the studied variables.
Results: The study found no significant relationship between breastfeeding and stunting
(p = 0.687), basic immunization and stunting (p = 0.079), or KIA Book completeness and
stunting (p = 0.665). Despite higher immunization coverage in stunted children (93% vs.
80%), and high KIA Book completeness (98% in stunted vs. 96% in non-stunted), no
significant associations were observed.
Conclusion: Exclusive breastfeeding, basic immunization, and KIA Book documentation
are not significantly associated with stunting in Puyung Health Center, Central Lombok
Regency. Further research is needed on nutrition, parenting, and socioeconomic factors
influencing stunting.
Keywords: Stunting, Exclusive Breastfeeding, Basic Immunization, Maternal and Child
Health (KIA) Book, Posyandu
Tidak tersedia versi lain