Text
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN GIZI BURUK DAN GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDIRI TAHUN 2025
ABSTRAK
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN
GIZI BURUK DAN GIZI KURANG PADA BALITA DI
WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDIRI TAHUN 2025
Yaskuna Urfi Rabbani, Ima Arum Lestarini, Nurul Firdausi Paramaiswari
Latar Belakang: Status gizi pada balita merupakan indikator penting dalam
menentukan kesehatan, tumbuh kembang, serta risiko morbiditas pada anak.
Berbagai faktor dapat memengaruhi kejadian gizi buruk dan gizi kurang, seperti
praktik pemberian makan, penyakit infeksi, serta pengetahuan ibu mengenai gizi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang dominan berhubungan
dengan kejadian gizi buruk dan gizi kurang pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas
Kediri.
Metode: Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan
cross sectional. Sampel sebanyak 70 balita dipilih dengan teknik Consecutive
sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dan Fisher?s Exact Test,
dilanjutkan analisis multivariat dengan regresi logistik untuk mengetahui faktor
risiko dominan.
Hasil:Terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan riwayat infeksi
(p=0,045; OR=0,152; 95% CI: 0,024?0,960), pengetahuan gizi ibu (p=0,029;
OR=0,276; 95% CI: 0,087?0,877), dan pemberian MP-ASI (p=0,003; OR=0,123;
95% CI: 0,031?0,482). Variabel pemberian MP-ASI merupakan faktor risiko
dominan terhadap status gizi balita.
Kesimpulan: Ketepatan pemberian MP-ASI menjadi faktor risiko dominan yang
memengaruhi kejadian gizi buruk dan gizi kurang pada balita di Wilayah Kerja
Puskesmas Kediri. Upaya peningkatan edukasi gizi dan pencegahan penyakit
infeksi diperlukan untuk memperbaiki status gizi anak.
Kata kunci: MP-ASI, Infeksi, Status gizi balitaviii
ABSTRACT
FACTORS INFLUENCING THE INCIDENT OF MALNUTRITION AND
UNDERNUTRITION IN TODDLERS IN THE WORKING AREA OF THE
KEDIRI PUBLIC HEALTH CENTER IN 2025
Yaskuna Urfi Rabbani, Ima Arum Lestarini, Nurul Firdausi Paramaiswari
Background: Nutritional status in toddlers is an important indicator of health,
growth and development, and the risk of morbidity. Various factors can influence
the incidence of malnutrition and undernutrition, such as feeding practices,
infectious diseases, and maternal knowledge about nutrition. This study aims to
determine the dominant risk factors associated with the incidence of malnutrition
and undernutrition in toddlers in the Kediri Community Health Center (Puskesmas)
working area.
Methods: The study used an observational analytical design with a cross-sectional
approach. A sample of 70 toddlers was selected using consecutive sampling.
Bivariate analysis used the Chi-square test and Fisher's Exact Test, followed by
multivariate analysis using logistic regression to identify dominant risk factors.
Results: There was a significant relationship between nutritional status and history
of infection (p=0.045; OR=0.152; 95% CI: 0.024?0.960), maternal nutritional
knowledge (p=0.029; OR=0.276; 95% CI: 0.087?0.877), and provision of
complementary feeding (p=0.003; OR=0.123; 95% CI: 0.031?0.482). The variable
of provision of complementary feeding was the dominant risk factor for toddler
nutritional status.
Conclusion: Inadequate provision of complementary feeding is a dominant risk
factor influencing the incidence of malnutrition and undernutrition in toddlers in
the Kediri Community Health Center (Puskesmas) working area. Efforts to improve
nutrition education and infectious disease prevention are needed to improve
children's nutritional status.
Keywords: MP-ASI, Infection, Nutritional status of toddlers
Tidak tersedia versi lain