Text
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR RISIKO WASH (WATER, SANITATION, AND HYGIENE) DENGAN KEJADIAN BADUTA STUNTING USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUYUNG, KABUPATEN LOMBOK TENGAH
ABSTRAK
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR RISIKO WASH (WATER, SANITATION,
AND HYGIENE) DENGAN KEJADIAN BADUTA STUNTING USIA 6-24
BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUYUNG, KABUPATEN
LOMBOK TENGAH
Yasmin Najla Ramadhania, Lina Nurbaiti, Amelia Ramdani Hasby
Latar Belakang: Stunting adalah kondisi pertumbuhan linear anak yang
gagal mencapai potensi maksimalnya, terutama jika terjadi pada 1000 HPK.
Prevalensi stunting di Indonesia mencapai 21,5% pada tahun 2023, dengan
Kabupaten Lombok Tengah mencatat angka 17,5% di Provinsi NTB. Faktor
penyebab stunting secara tidak langsung di pengaruhi oleh kondisi
lingkungan yang meliputi air, sanitasi, dan praktik hygiene (WASH) yang
dikemukakan berperan sebesar 70% dalam upaya intervensi terhadap stunting
. Penelitian ini mengeksplorasi hubungan faktor risiko WASH dengan
kejadian baduta stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Puyung, Kabupaten
Lombok Tengah.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan
metode cross-sectional. Subjek penelitian terdiri dari ibu atau pengasuh dari
baduta yang berusia 6-24 bulan sebanyak 90 orang di wilayah kerja
Puskesmas Puyung, Kabupaten Lombok Tengah. Pengambilan sampel
menggunakan metode stratified random sampling. Data diambil
menggunakan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan kuisioner modifikasi
dari SSGI 2022. Analisis data bivariat dilakukan menggunakan uji chi
square.
Hasil: Hasil perhitungan statistik dari 90 responden terdapat 49 baduta
(54,5%) yang mengalami stunting dan 51,1% dikategorikan WASH tidak
berisiko. Setelah dilakukan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi
square ditemukan p value 0,821 (p>0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa
tidak ada hubungan signifikan antara faktor risiko WASH pada baduta usia
6-24 bulan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Puyung,
Kabupaten Lombok Tengah.
Simpulan: Berdasarkan hasil analisis bivariat dapat disimpulkan bahwa
tidak terdapat hubungan antara faktor risiko WASH pada baduta usia 6-24
bulan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Puyung,
Kabupaten Lombok Tengah.
Kata Kunci: Stunting , WASH, hubungan WASH dengan stunting
7ABSTRACT
RELATIONSHIP BETWEEN WATER, SANITATION, AND HYGIENE
(WASH) RISK FACTORS AND STUNTING AMONG CHILDREN AGED
6-24 MONTHS IN PUYUNG HEALTH CENTER AREA, LOMBOK
TENGAH DISTRICT
Yasmin Najla Ramadhania, Lina Nurbaiti, Amelia Ramdani Hasby
Latar Belakang: Stunting is a condition where linear growth fails to reach
its maximum potential, particularly if it occurs during the first 1000 days of
life. In 2023, the prevalence of stunting in Indonesia was 21,5%, with
Lombok Tengah District in West Nusa Tnggara Province recording a rate of
17,5%. The factors contributing to stunting are indirectly influenced by
environmental conditions, such as water, sanitation, and hygiene (WASH).
Which are reported to play role of 70% in stunting intervention. This study
explores the relationship between WASH-related risk factors and stunting
among children 6-24 months in Puyung Health Center area, Lombok Tengah
District.
Metode: This study is an observasional analytical research with a
cross-sectional design. The research subjects included of 90 mothers or
caregivers of children aged 6-24 month in Puyung Health Center are,
Lombok Tengah Disctrict. Sampling was conducted through stratified
random sampling. Data were collected using the KIA and a modified SSGI
questionnaire 2022. A bivariate data analysis was performed using chi-square
test.
Hasil: The statistical analysis of 90 respondents revealed that 49 infants
(54,5%) experienced stunting and 46 respondents (51,1%) were classified as
having no WASH-related risks. After conducting a bivariate analysis using
the chi-square test, a p-value of 0,821 (p>0,05) was obtained. These results
indicate that there is no significant relationship between WASH risk factors
and the incidence of stunting in infants aged 6-24 months and stunting in
Puyung Health Center area, Lombok Tengah District.
Simpulan: There is no significant relationship between WASH risk factors in
children aged 6-24 months and stunting in Puyung Health Center area,
Lombok Tengah District.
Kata Kunci: Stunting , WASH (Water, Sanitation, and Hygiene), relationship
between WASH and stunting
Tidak tersedia versi lain