Perpustakaan FKIK Unram

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Hubungan antara Posisi Duduk dan Durasi Duduk dengan Kejadian Low
Back Pain pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran
dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram
Penanda Bagikan

Text

Hubungan antara Posisi Duduk dan Durasi Duduk dengan Kejadian Low Back Pain pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram

Febbi Anggy - Nama Orang;

ABSTRAK
Hubungan antara Posisi Duduk dan Durasi Duduk dengan Kejadian Low
Back Pain pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran
dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram
Febbi Anggy, Bambang Priyanto, Ida Ayu Eka Widiastuti
Latar Belakang: Low back pain (LBP) adalah nyeri yang terjadi di punggung
bawah akibat gangguan pada otot, tulang atau sendi yang dapat dipicu oleh posisi
duduk yang tidak tepat dan durasi duduk yang lama. Mahasiswa Kedokteran sering
duduk lama saat proses belajar, sehingga berisiko mengalami LBP.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara posisi duduk dan durasi duduk dengan
kejadian Low Back Pain pada mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas
Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan populasi
mahasiswa Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas
Mataram dengan jumlah sampel 30 orang. Data dikumpulkan menggunakan
kuesioner posisi duduk dan durasi duduk diadopsi dari penelitian Barus, Rupang
dan Lahagu (2023) serta kuesioner The Pain and Distress Scale yang telah
dimodifikasi oleh Primala (2013), kemudian dianalisis menggunakan Spearman
Rank Rho.
Hasil: Analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara posisi
duduk dengan kejadian LBP (r = -0,050; p = 0,795) serta tidak ditemukan adanya
hubungan yang signifikan antara durasi duduk dengan LBP dengan nilai (r = 0,263;
p = 0,161).
Kesimpulan: Posisi duduk dan durasi duduk tidak berhubungan dengan kejadian
LBP pada mahasiswa program studi kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu
Kesehatan, Universitas Mataram. Faktor lain yang dapat memengaruhi kejadian
LBP adalah usia lebih dari 30 tahun dan jenis kelamin, perempuan lebih berisiko
dari laki-laki dikarenakan perempuan memiliki kemampuan otot yang lebih rendah.
Kata Kunci: Posisi Duduk, Durasi Duduk, Low Back Pain.xiv
ABSTRACT
The Relationship Between Sitting Position and Sitting Duration with Incidence
of Low Back Pain among Medical Students at the Faculty of Medicine and
Health Sciences, University of Mataram
Febbi Anggy, Bambang Priyanto, Ida Ayu Eka Widiastuti
Background: Low back pain (LBP) is pain that occurs in the lower back due to
disorders of the muscles, bones, or joints that can be triggered by improper sitting
positions and long sitting durations. Medical students often sit for long periods
during the learning process, putting them at risk of LBP.
Objective: To determine the relationship between sitting position and duration of
sitting with the incidence of low back pain among medical students at the Faculty
of Medicine and Health Sciences, Mataram University.
Methods: This study used a cross-sectional design with a population of medical
students at the Faculty of Medicine and Health Sciences, Mataram University, with
a sample size of 30 participants. Data were collected using a questionnaire on
sitting position and duration adopted from the study by Barus, Rupang and Lahagu
(2023) and a modified version of the Pain and Distress Scale questionnaire by
Primala (2013), then analyzed using Spearman's Rank Rho.
Results: The analysis showed no significant relationship between sitting position
and the incidence of LBP (r = -0.050; p = 0.795) and no significant relationship
between sitting duration and LBP (r = 0.263; p = 0.161).
Conclusion: Sitting position and sitting duration were not associated with the
incidence of LBP among medical students at the Faculty of Medicine and Health
Sciences, Mataram University. Other factors that may influence the incidence of
LBP are age over 30 years and gender, with females being at higher risk than males
due to their lower muscle strength.
Keywords: Sitting Position, Sitting Duration, Low Back Pain


Ketersediaan
#
Perpustakaan FKIK Unram DTS 610 Feb h 2026
20263126
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1474
Penerbit
Mataram : FKIK Unram., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
DTS 610 Feb h 2026
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
KTI 2026
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan FKIK Unram
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan FK Universitas Mataram menggunakan Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?