Text
Hubungan Tingkat Stres dengan Motivasi Mahasiswa Mengerjakan Skripsi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram
ABSTRAK
Stres merupakan respons psikologis yang sering dialami mahasiswa, khususnya
pada tahap akhir pendidikan ketika mengerjakan skripsi. Tekanan akademik yang
tinggi dapat memengaruhi kondisi psikologis mahasiswa dan berdampak pada
motivasi dalam menyelesaikan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara tingkat stres dengan motivasi mahasiswa Program Studi
Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram dalam
mengerjakan skripsi. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik
dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 68 mahasiswa
yang sedang mengerjakan skripsi, yang dipilih menggunakan teknik total
sampling. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale-10
(PSS-10), sedangkan motivasi mengerjakan skripsi diukur menggunakan
kuesioner yang disusun oleh Boi S. Pasaribu. Analisis data dilakukan secara
univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sebagian besar responden mengalami stres sedang (72,1%) dan memiliki
motivasi rendah (54,4%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang
signifikan antara tingkat stres dan motivasi mahasiswa dalam mengerjakan skripsi
dengan nilai p = 0,047 (p < 0,05). Nilai Odds Ratio sebesar 0,316 menunjukkan
bahwa mahasiswa dengan stres ringan memiliki peluang lebih kecil untuk
mengalami motivasi rendah dibandingkan mahasiswa dengan stres sedang.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna
antara tingkat stres dan motivasi mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. Oleh
karena itu, diperlukan upaya dari mahasiswa dan institusi pendidikan untuk
mengelola stres secara adaptif guna meningkatkan motivasi dalam penyelesaian
skripsi.
Kata kunci: stres, motivasi, mahasiswa kedokteran
Tidak tersedia versi lain