Text
PERBEDAAN RASIO MONOSIT LIMFOSIT (MLR) PASIEN COVID-19 DENGAN PNEUMONIA DAN TANPA PNEUMONIA
ABSTRAK
PERBEDAAN RASIO MONOSIT LIMFOSIT (MLR) PADA PASIEN COVID-19
DENGAN PNEUMONIA DAN TANPA PNEUMONIA
Annisa Yumna Nabiilah, Indana Eva Ajmala, Prima Belia Fathana
Latar Belakang : Penyakit Coronavirus (COVID-19) adalah suatu penyakit menular
yang disebabkan oleh virus SARV-CoV-2. Tanda dan gejala umum yang timbul pada
individu yang terinfeksi COVID-19 antara lain gejala gangguan pernapasan akut berupa
demam, batuk, hingga sesak napas. Pada pasien COVID-19 ringan hingga berat
ditemukan hasil pemeriksaan laboratorium yang berbeda yaitu peningkatan pada kadar
monosit dan penurunan jumlah limfosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
apakah ada perbedaan rasio monosit limfosit (MLR) pada pasien COVID-19 dengan
pneumonia dan tanpa pneumonia.
Metode : Desain penelitian ini menggunakan cross-sectional study. Populasi penelitian
adalah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dengan pneumonia dan tanpa pneumonia
di RSUD Provinsi NTB. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling
dan didapatkan 90 pasien diikuti dalam penelitian ini. Analisis data pada penelitian ini
menggunakan Uji Mann-Whitneyy.
Hasil : Dari 90 subjek didapatkan 52 sampel (57,8%) berjenis kelamin laki-laki, 62
sampel (68,7%) berusia kurang dari 60 tahun, 17 sampel (9,45%) memiliki komorbid
yaitu diabetes melitus, dan 17 sampel (28,9%) pasien pada penelitian ini mengalami
mortalitas. Nilai monosit, limfosit, dan MLR pasien COVID-19 dengan pneumonia dan
tanpa pneumonia mengalami perubahan nilai yang signifikan.
Simpulan : Ditemukan perbedaan yang bermakna dari nilai MLR pasien COVID-19
dengan pneumonia dan tanpa pneumonia dengan hasil p-value
Tidak tersedia versi lain