Text
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM
ABSTRAK
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN
KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS
MATARAM
Naomi Tety Mathilda Loilewen1, Ida Ayu Eka Widiastuti2, Herpan Syafii
Harahap2
1Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
2Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran sangat rentan mengalami gangguan
tidur. Kurang tidur dapat menimbulkan beberapa perubahan fisiologi dan
neurobehavioral serta penurunan performa akademik pada mahasiswa kedokteran.
Salah satu faktor yang memengaruhi kualitas tidur pada mahasiswa kedokteran
adalah kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan tingkat aktivitas fisik mahasiswa kedokteran terhadap
kualitas tidurnya. Manfaat penelitian ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman
mahasiswa mengenai pentingnya beraktivitas fisik dalam meningkatkan kualitas
tidur.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian korelasi yang dilakukan di Program
Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Mataram menggunakan
desain potong lintang dengan melibatkan 89 mahasiswa dari angkatan 2017, 2018,
dan 2019. Tingkat aktivitas fisik dinilai menggunakan International Physical
Activity Questionnaire (IPAQ). Kualitas tidur dinilai menggunakan Pittsburgh
Sleep Quality Index (PSQI). Tingkat stres sebagai salah satu variabel perancu
dinilai menggunakan Perceived Stress Scale – 10 (PSS – 10). Kuesioner –
kuesioner diberikan secara daring melalui google form. Sampel pada penelitian ini
berjumlah 89 mahasiswa. Data dari kuesioner dianalisis menggunakan uji Chi
Square dan uji korelasi Koefisien Kontingensi.
Hasil: Sebanyak 48 (53,9%) mahasiswa memiliki tingkat aktivitas fisik sedang,
21 (23,6%) mahasiswa memiliki tingkat aktivitas fisik rendah, dan 20 (22,5%)
mahasiswa memiliki tingkat aktivitas fisik tinggi. Sebanyak 65 (73%) mahasiswa
memiliki kualitas tidur yang buruk dan 24 (27%) mahasiswa memiliki kualitas
tidur yang baik. Hasil uji Chi Square antara aktivitas fisik dan kualitas tidur
didapatkan nilai p = 0,042 (p
Tidak tersedia versi lain